I Am Okay Indonesia

Apa Bener Gen Z itu Si Paling Boros? Yuk, Belajar Bareng Tentang Money Mindset!

Kemudahan akses di zaman modern ini bisa dibilang nggak terpungkiri lagi ya, fellas! Semuanya serba easy access, mulai dari informasi sampai pembelian kebutuhan sehari-hari. Tapi sadar nggak sadar, semua kemudahan ini bisa memunculkan berbagai kebiasaan negatif, salah satunya boros. Ditambah lagi dengan berbagai tawaran seperti diskon, buy 1 get 1, hingga pay later yang semakin meningkatkan keinginan untuk membeli lagi dan lagi.

Kalau kebiasaan ini dibiarkan terus-menerus, maka uang yang ada tidak akan pernah terasa cukup. Lebih parahnya, ketidakpedulian akan uang ini dapat berakibat pada sandwich generation nih, fellas! Maka dari itu, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang money mindset, cara mengelola keuangan untuk kehidupan masa depan yang lebih baik. Penasaran kan? Yuk, simak artikelnya sampai habis!

Apa sih money mindset itu?

Seperti namanya sendiri, money mindset merupakan pola pikir seseorang akan uang yang dimilikinya. Jika digali lebih dalam money mindset dapat dikatakan sebagai bentuk manifestasi dari sikap dan kepercayaan diri akan uang yang kita miliki. Selain itu, money mindset yang positif juga cenderung akan menuntun tindakan kita ke arah yang lebih baik dalam pengelolaan uang.

Seberapa penting sih memiliki money mindset?

Setelah mengetahui pengertian dari money mindset, kira-kira penting nggak ya bagi kita untuk punya money mindset? Jawabannya, yup, penting banget dong, fellas! Seperti yang tertulis pada awal artikel, tidak memiliki pola keuangan yang baik atau negative money mindset bahkan bisa berujung pada sandwich generation, loh, fatal banget. Ibaratnya kayak anak kos yang baru aja belajar untuk mengatur keuangannya sendiri, tanpa pembekalan money mindset yang baik. Masih terjebak dalam pola pikir ikut-ikutan atau fomo, takut kalau nggak sama dengan teman-teman lain yang trendy. Ujung-ujungnya, pola pikir seperti itu akan menyebabkan dompet kering alias tidak ada lagi uang simpanan untuk kebutuhan sehari-hari. 

Ilustrasi kasus tersebut cenderung masih dalam skala kecil, sebab tanggungan finansial hanyalah pada diri sendiri. Namun, seiring bertambah dewasa, tanggungan pun akan ikut bertambah secara beriringan. Disinilah letak urgensi dari memiliki money mindset yang tepat, belajar mulai dari mengelola keuangan sampai pengambilan keputusan finansial. Apabila kita belum bisa bertanggung jawab atas finansial diri sendiri, maka kita akan kesulitan untuk menanggung orang lain. 

Cara Menerapkan Money Mindset

Nggak cukup dengan memiliki money mindset yang baik, tapi kita juga harus belajar untuk terus mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari. Berikut ini beberapa cara yang bisa kita gunakan bersama-sama untuk mengimplementasikan money mindset, antara lain : 

  • Refleksi dari perspektif finansial masa lalu

Coba dengan berefleksi terlebih dahulu. Hal ini berguna untuk mengetahui kebiasaan di masa lalu yang menjadi akar dari permasalahan finansial yang terjadi saat ini. 

  • Adopsi positive money mindset

Fokus pada perbaikan pola pikir akan situasi finansial yang kita miliki, salah satu cara terbaik untuk memiliki positive money mindset yaitu dengan mengucapkan afirmasi positif setiap harinya, misalnya “aku bisa mengatur keuanganku dengan baik”.

  • Bentuk rencana dan tujuan finansial

Saat kamu sudah memiliki pola pikir yang benar, maka terapkan dalam kebiasaan-kebiasaan yang tepat pula, misalnya mengutamakan kebutuhan daripada keinginan atau pergi jalan-jalan ke mall hanya setiap satu kali dalam dua minggu.

Tips Mempertahankan Money Mindset

Setiap menjalankan suatu kebiasaan yang baru pastilah sulit dalam mempertahankannya. Maka itu, beberapa tips ini mungkin bisa membantu kamu yang mau mulai menerapkan positive money mindset, antara lain : 

  • Kuatkan mindset untuk menabung

Jangan takut untuk beda dari teman-teman lain yang terkesan trendy, toh kebutuhan lebih penting dari sekedar keinginan. Jadi, seperti kata pepatah “menabung pangkal kaya”, yuk fokus pada satu habit ini aja!

  • Monitor pengeluaranmu

Setiap kali kamu mengeluarkan uang, jangan lupa untuk dicek kembali di setiap bulannya. Kamu juga bisa tanyakan ke diri sendiri akan kepuasan kamu dalam mengeluarkan uang tersebut. Apabila kamu senang dan mendapatkan manfaat, maka itu adalah pengeluaran yang baik. Namun, apabila sebaliknya, maka kamu harus lebih berhati-hati lagi dalam mengeluarkan uang.

  • Komitmen

Last but no least, kita harus belajar untuk berkomitmen pada kebiasaan baru. Ingatkan terus-menerus pada diri sendiri tentang goals dan alasan memulai kebiasaan baru ini, yakin deh lama-kelamaan juga pasti bisa!Oke deh, sekian artikel di hari ini. Semoga fellas bisa dapat pengetahuan baru dan termotivasi untuk belajar mengelola uang dengan lebih baik. Inget, jangan sampai ikut-ikutan tren malah berujung menyusahkan diri sendiri. Yuk, mulai sekarang kita belajar untuk wise spend and savings untuk stabilitas finansial di masa depan!


Penulis: Agnes

Editor: Hera

Desain:

SEO Editor:


Referensi:

  • MoneyMentors. (2021, April 23). How to Shift Your Money Mindset in 5 Easy Steps. Money Mentors. Retrieved September 22, 2022, from https://moneymentors.ca/money-tips/how-to-shift-your-money-mindset/
  • Nurhaliza, S. (2022, February 6). Catat! Begini Pentingnya Pahami Money Mindset Yang Baik. IDX Channel. Retrieved September 22, 2022, from https://www.idxchannel.com/economics/catat-begini-pentingnya-pahami-money-mindset-yang-baik
  • Swenson, S. (2022, July 5). What Is Money Mindset? The Motley Fool. Retrieved September 22, 2022, from https://www.fool.com/investing/how-to-invest/money-mindset/
I Am Okay
I Am Okay merupakan wadah kolaborasi sosial berbentuk kampanye edukasi pentingnya kesehatan mental bagi remaja Indonesia.