Hati-Hati!  Jangan Sampai Kamu Terjangkit Crab Mentality!

Siapa disini yang kalau ke pantai suka cariin kepiting? Mencari kepiting saat lagi main di pantai bisa jadi aktivitas yang seru banget buat kita semua. Tapi, sadar nggak sih kalau kepiting memiliki kebiasaan menarik sesama temannya sendiri? Jadi, kalau beberapa kepiting ditempatkan dalam satu wadah yang sama, biasanya mereka akan berusaha untuk kabur dengan memanjat dinding wadah tersebut. Bersamaan dengan usaha untuk melarikan diri, kepiting-kepiting juga akan saling menarik satu sama lain agar tidak ada yang bisa memanjat dinding wadah. Alhasil, nggak ada satupun kepiting yang lolos. 

Sadar nggak sih, terkadang perilaku saling menarik ini juga dilakukan oleh kita sendiri. Pastinya perilaku ini tidaklah baik, karena kalau dibiarkan lama-kelamaan akan menjadi sifat buruk yang sulit dihilangkan. Terus, ada istilahnya nggak? Yup, pastinya ada dong, fellas! Perilaku saling tarik-menarik satu sama lain ini dikenal sebagai crab mentality. Kenapa bisa terjadi? Emang ada dampaknya? Kalau mau dihindarkan, gimana caranya? Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, yuk langsung disimak aja artikelnya!

Apa sih crab mentality itu?

Crab mentality adalah pola perilaku egois dari individu yang iri dan tidak suka akan keberhasilan orang lain. Jadi, istilah crab mentality ini sendiri menjadi metafora dari perilaku para kepiting itu sendiri nih, fellas. Dalam kehidupan sehari-hari, crab mentality bisa ditunjukan dengan perilaku meremehkan, mengkritik dengan terlalu keras, ataupun memanipulasi. Pastinya hal ini dilakukan untuk menjatuhkan mentalitas seseorang dan paling parahnya sampai membuat orang tersebut mempertanyakan keberhasilan nya sendiri. 

Kenapa sih crab mentality ini bisa terjadi?

Terkadang merasa iri akan kesuksesan orang lain menjadi hal yang wajar kita alami. Namun, ketika sudah sampai pada usaha ataupun perilaku menjatuhkan orang lain, maka bukan hanya iri yang menjadi penyebabnya. Begitu juga dengan crab mentality nih, fellas! Mungkin dari definisinya terkesan hanya diakibatkan karena rasa iri, tapi ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi loh! Beberapa diantaranya, yaitu :

  • Egosentrisme, perilaku menjatuhkan orang lain dari mentalitas kepiting bisa juga diakibatkan karena rasa ego yang terlampau tinggi. Ketika seseorang bersikap terlalu egois, maka ia tidak ingin membagi kesuksesan pada orang lain.
  • Ketidakadilan, terkadang dalam pekerjaan bisa saja terjadi hal-hal yang tidak mengenakan pihak tertentu. Hal ini bisa mengakibatkan protes yang berujung menjatuhkan atau mengkritik orang lain dengan cukup keras.
  • Self-confidence issue, rasa percaya diri yang kurang dalam diri seseorang bisa saja membuatnya merasa kecewa dengan diri sendiri dengan melakukan pelampiasan pada orang lain.
  • Kurangnya komunikasi, ketika dalam suatu kelompok tidak terjalin komunikasi yang efektif, maka akan sulit untuk mengerti motivasi, ekspektasi, dan harapan satu sama lain

Lalu, dampak apa aja sih yang bisa diakibatkan crab mentality ini?

Saat terus-menerus dijatuhkan baik secara langsung ataupun tidak oleh orang lain, maka lama-kelamaan kita akan merasa lelah secara mental. Beberapa dampak psikologis yang bisa terjadi akibat dari crab mentality, yaitu : 

  • Kehilangan motivasi 
  • Stress atau depresi
  • Mengisolasi diri sendiri
  • Kesepian 
  • Kehilangan arah dan tujuan
  • Merasa marah juga sedih

Cara apa sih yang bisa dilakukan untuk menghindari crab mentality?

Cukup parah ya fellas dampak yang bisa dirasakan oleh orang lain. Maka dari itu, alih-alih mengajarkan orang lain untuk tidak terjebak crab mentality, coba deh dimulai dari diri kita sendiri dulu! Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kita coba lakukan untuk menghindari mentalitas kepiting : 

  • Terus berusaha 

Nggak apa kok kalau salah atau gagal, yang terpenting yaitu kita bangkit lagi dan mau terus berusaha mengembangkan potensi diri. Saat kita dianggap salah oleh orang lain, coba deh untuk lihat sisi positif nya aja. Jangan dipikirin berlarut-larut, apalagi sampai jadi benci, ya.

  • Bangun kepercayaan diri

Orang dengan percaya diri yang rendah lebih rentan terjerumus ke mentalitas kepiting ini. Jadi, yuk coba untuk bangun kepercayaan diri sendiri! Mungkin bisa dengan melakukan hobi atau mengembangkan kemampuan yang ada.

  • Mengevaluasi diri

Daripada sibuk iri dengan kesuksesan orang lain, kita bisa lakukan hal yang lebih positif dan bermanfaat seperti mengevaluasi diri sendiri. Coba untuk cari tau alasan kegagalan kita, dengan begitu kita juga bisa mencari solusi dan menjadi lebih baik lagi.

  • Tempatkan diri di lingkup suportif

Berada di lingkungan dengan orang-orang yang suportif bisa membantu kita untuk lebih semangat, baik itu dalam usaha mengembangkan diri atau beranjak dari kegagalan

Itu dia fellas sedikit penjelasan tentang crab mentality! Hal yang bisa kita pelajari yaitu untuk lebih fokus mengembangkan diri sendiri. Terkadang merasa iri pada orang lain itu wajar kok! Tapi, jangan sampai kita malah terlalu fokus dengan kesuksesan orang lain ya, karena pada akhirnya kita juga harus membantu diri sendiri menjadi versi yang lebih baik!