I Am Okay Indonesia

Kamu Sering Berpikiran Negatif Terhadap Dirimu Sendiri? Yuk, Lakukan Positif Self-Talk!

Mungkin fellas pernah mendengar ucapan yang mengatakan ngomong ke diri sendiri itu aneh dan terkesan ‘gila’? Jika iya, itu keliru loh. Terdapat

salah satu jenis komunikasi yang memang lebih baik diarahkan pada diri sendiri, yakni positive self-talk. Ingin tahu lebih dalam mengenai positive self-talk? Yuk ikuti sampai akhir artikel ini ya!

Definisi Positive Self-Talk

Self-talk merupakan kondisi dialog internal yang kita lakukan terhadap diri kita sendiri. Hal yang mempengaruhi self-talk meliputi pikiran bawah sadar yang berkaitan dengan bagaimana pikiran, keyakinan, pertanyaan, dan ide-ide dalam diri.

Self-talk dapat berjenis negatif dan positif. Positive self-talk sendiri merupakan dialog internal yang bersifat positif alias mampu membuat seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri.

Alhasil, ini akan mendorong dan memotivasi seseorang untuk terus maju dan berkembang serta mampu melihat segala jenis peristiwa secara sisi baiknya. Contoh self-talk yang positif adalah, “Aku merasa bahagia dengan diriku,” atau “Aku bangga dengan diriku”. 

Manfaat Positive Self-Talk

Self-talk memiliki segudang manfaat. Manfaat ini bisa ditinjau secara kesehatan mental, kinerja atau performa, dan kondisi dalam berhubungan. Berikut beberapa manfaat yang dimaksud.

  1. Memiliki Resiliensi yang Baik
    Orang-orang yang melakukan positive self-talk sangat mungkin memiliki keterampilan mental yang kuat dan memungkinkan mereka untuk memecahkan masalah dengan lebih baik, berpikir secara berbeda, dan lebih efisien dalam mengatasi kesulitan atau tantangan.
  1. Menurunkan Tingkat Stres
    Kebanyakan stres yang kita hadapi bersumber dari bagaimana kita memikirkan dampak dari suatu peristiwa. Hal ini kemudian membuat kita merasa kewalahan dan semakin tertekan.
    Oleh karena itu, dengan melakukan positive self-talk diharapkan dapat mengalihkan stres tersebut menjadi lebih terkendali. Perlu diingat bahwa positive self-talk tidak menghilangkan masalah, tetapi membuat kita mampu untuk menyusun strategi penyelesaian masalah secara efektif.
  2. Meningkatkan Kemampuan Meregulasi Emosi
    Positive self-talk dapat membantu seseorang untuk mengatur pikiran, perasaan, dan perilaku mereka di bawah stres sosial. Ini dikarenakan mereka tidak menempatkan diri mereka sebagai pihak yang menyedihkan dan mampu untuk berkembang.

Tips Melakukan Positive Self-Talk

Pernahkah fellas melihat potongan kalimat yang menyatakan bahwa pada akhirnya yang kita miliki adalah diri kita sendiri? Nah, disinilah peran penting dari adanya positive self-talk.

Bagaimanapun juga, tidak semua orang dapat membersamai kita setiap detiknya. Oleh karena itu, kita perlu menyiapkan amunisi mempertahankan diri, yang mana disini dapat melalui positive self-talk. Berikut tips melakukannya.

  1. Dengar dan Identifikasi Inner Critic
    Sebagai manusia biasa, sudah biasa bagi kita melakukan kritik terhadap diri sendiri. Tentu tujuannya baik untuk membuat kita lebih kuat dan mampu menjadi lebih baik lagi kedepannya.
    Tetapi, terlalu mengkritik diri juga tidak baik. Jadi, boleh saja mengkritik diri sendiri, tetapi pertimbangkan pula kondisi dirimu agar jangan sampai mengecilkan rasa percaya dirimu. 
  1. Ciptakan Jarak Psikologis dari Diri Sendiri
    Mendengar tips ini mungkin membuat fellas merasa kebingungan, ‘untuk apa memberi jarak ke diri sendiri?’. Tapi, sebenarnya, kita membutuhkan jarak dengan diri sendiri loh.
    Jarak disini bukan berarti kita memisahkan jiwa dan raga loh ya. Tetapi, kita melakukan self-talk dengan menempatkan diri kita seolah-olah orang lain. Misalnya, daripada berkata ‘kenapa aku tidak bisa?’, akan lebih baik kalau berkata ‘kenapa kamu tidak bisa?’.
    Alasannya sederhana, ketika kita menempatkan diri kita sebagai subjek utama pembicaraan, kita akan cenderung merasa cemas dan melibatkan emosi daripada logika. 
  1. Perlakukan Diri Sendiri Layaknya Teman
    KIta seringkali handal dalam menemani dan mendukung orang lain. Tetapi, ketika berhadapan dengan diri sendiri, kita bisa menjadi orang yang paling tegas dan kaku.
    Oleh karena itu, kita boleh banget loh untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada diri sendiri tanpa harus merasa itu adalah tindakan egois dan narsis.Kamu bisa berkata, “Tenang, kamu pasti bisa kok. Aku percaya kamu bisa,” pada dirimu sendiri.
  2. Daripada Berkata “Aku Tidak Bisa”, Lebih Baik Ucapkan “Aku Belum Bisa”
    Melabeli diri tidak bisa melakukan sesuatu dapat mengecilkan rasa percaya diri yang kita miliki dan membuat kita enggan untuk mencoba hal-hal baru.
    Sehingga, kita bisa memberikan sugesti pada diri sendiri bahwa bukan kita tidak bisa, tapi belum bisa. Ini memberikan celah bagi keyakinan kita bahwa kita masih bisa berkembang.

Nah, sampai disini sudah tahu dong ya manfaat positive self-talk dan tipsnya seperti apa. Sekarang, yuk komen di bawah kalimat positiveself-talk versi fellas!


Penulis: Rayzafie
Editor: Hera
Desain:
SEO Editor: Noviarazm


  1. Holland, K. (2020, June 27). Positive Self-Talk: How Talking to Yourself Is a Good Thing. Healthline. Retrieved November 11, 2022, from https://www.healthline.com/health/positive-self-talk    
  2. PsychCentral. (2015, April 12). 5 tips to improve your self-talk. PsychCentral. Retrieved November 11, 2022, from https://psychcentral.com/blog/5-tips-to-improve-your-self-talk   
  3. Richards, L. (2022, March 18). Positive self-talk: Benefits, examples, and tips. Medical News Today. Retrieved November 11, 2022, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/positive-self-talk