Like a damn sociopath : Emang Sociopath Artinya Apa sih?

Lirik “like a damn sociopath” dari lagu “good for u”-nya Olivia Rodriguez ini emang cukup terkenal, sampai-sampai banyak video TikTok yang trending dengan penggunaan sound ini. Namun, kamu udah tahu belum sociopath itu merupakan gangguan mental, sebutan asal semata, atau apa ya?

Sociopath, Sociopathy, dan Antisocial Personality Disorder: Apa Bedanya?

Sociopath adalah istilah yang berkembang di masyarakat yang merujuk pada orang yang memiliki sociopathy. Sociopathy sendiri adalah pola perilaku dan sikap antisosial, seperti manipulasi, agresi, dan kurangnya empati kepada orang lain. Jadi, sociopath adalah orangnya, sementara sociopathy adalah pola perilaku yang dimiliki orang tersebut. Perlu digaris bawahi bahwa istilah sociopath atau sociopathy bukan merupakan jenis penyakit mental atau diagnosis yang digunakan para praktisi kesehatan mental. Psikolog dan psikiater menggunakan sebutan antisocial personality disorder (ASP) untuk mendeskripsikan orang yang menunjukan perilaku sociopathy. Klik di sini untuk mengenal ASP lebih jauh. 

Seperti Apa Sociopath Itu?

Seorang sociopath memiliki kluster B dari antisocial personality disorder yang dicirikan dengan seseorang yang sangat dramatis, emosional, dan tidak bisa diprediksi. Mereka dikenali dengan seringnya melanggar hukum, pandai berbohong, mudah melakukan kekerasan fisik, jago manipulasi, abai dengan keselamatan diri sendiri maupun orang lain, tidak acuh dengan tanggung jawab di lingkungan kerja dan keluarganya, serta tidak adanya perasaan bersalah dan menyesal ketika melakukan kesalahan. Hal ini membuat pola hubungan mereka dengan orang lain selalu buruk, meski mereka terlihat menarik dan karismatik di awal hubungan.

Sociopath juga cenderung impulsif, tidak terorganisir, seringkali gugup, dan mudah dibuat kesal.

Penyebab dari sociopath, atau istilah medisnya adalah ASP, belum diketahui secara pasti. Studi yang ada menunjukan beberapa faktor yang berhubungan dengan peningkatan risiko ASP, seperti keturunan, abnormalitas dalam sistem saraf, abnormalitas otak, orang tua dengan kondisi serupa, anak yang tidak bisa membentuk ikatan emosional karena sering berganti pengasuh, dan kekerasan di masa kecil.

Aku Kenal Orang Kaya Gitu.. Aku Harus Apa?

1. Perhatikan perilakumu

Perhatikan ucapan dan perilakumu ketika berada di orang yang kamu curigai adalah seorang sociopath atau memiliki ASP. Hindari bahasan mengenai informasi personal mengenai dirimu karena mereka bisa menggunakannya untuk memanipulasi atau melukai dirimu.

2. Percaya instingmu

Sociopath atau orang dengan ASP bisa jadi sangat berbahaya karena mereka dapat tampil karismatik untuk memikatmu untuk dimanipulasi dan dieksploitasi nantinya. Kalau instingmu mengatakan ada sesuatu yang janggal atau kamu merasa tidak nyaman dengan perilaku orang tersebut, tidak ada salahnya untuk meminimalisir kontak dengannya.

3. Waspada, minta bantuan jika diperlukan

Waspada ketika kamu mulai merasa orang tersebut bermaksud melukaimu. Gangguan kepribadian seperti ASP tidak bisa disembuhkan. Sekuat apapun keinginanmu untuk mengubah orang tersebut, biarkan hal itu jadi tanggung jawab praktisi kesehatan mental.

Semoga dengan mengenal sociopath dan memahami tips di atas, kamu dapat menjaga diri dan orang di sekitarmu ya. Be safe, you are gonna be okay! 

Desain oleh: Nanda Luthfiah
Penulis: Shafira Izqiva
Editor: Muthia Nida

Referensi:

  1. Psych Central. 2021. Antisocial Personality Disorder Causes. [online] Available at: <https://psychcentral.com/disorders/antisocial-personality-disorder/causes#5> [Accessed 1 July 2021].
  2. Psychology Today. 2021. Sociopathy. [online] Available at: <https://www.psychologytoday.com/us/basics/sociopathy> [Accessed 1 July 2021].
  3. Anderson, J., 2021. How To Deal With A Sociopath | Betterhelp. [online] Betterhelp.com. Available at: <https://www.betterhelp.com/advice/sociopathy/how-to-deal-with-a-sociopath/> [Accessed 1 July 2021].
  4. Mattingly, M. (2017). The Difference Between a Psychopath. 
I Am Okay
I Am Okay merupakan wadah kolaborasi sosial berbentuk kampanye edukasi pentingnya kesehatan mental bagi remaja Indonesia.