I Am Okay Indonesia

Memang Ada Selingkuh Kecil-Kecilan? Yuk Lebih Mengenal Micro-cheating

Kata siapa seseorang baru dikatakan selingkuh ketika dia menjalin hubungan dengan orang lain tanpa sepengetahuan pasangannya saat itu? Atau ketika melakukan kontak fisik yang disengaja dan berlebihan dengan orang lain?

Coba kamu bayangkan Fellas ketika kamu sedang menjalin hubungan romantis dengan seseorang lalu pasanganmu justru stalking sosial media mantannya secara diam-diam?

Atau justru memanggil orang lain dengan panggilan mesra tanpa sepengetahuanmu walaupun hanya teman?

Kira-kira perilaku itu termasuk selingkuh atau bukan ya?

Nah, ternyata contoh-contoh perilaku tersebut lebih dikenal dengan istilah micro-cheating!

Apa Itu Micro-cheating?

Micro-cheating didefinisikan sebagai segala bentuk tindakan yang seseorang lakukan ketika dia menyimpan rahasia dari pasangannya mengenai koneksi romantisnya dengan orang lain yang bukan merupakan pasangannya. Micro-cheating juga dapat didefinisikan sebagai tindakan seseorang yang mengirim sinyal ketertarikan dan ingin memiliki kedekatan lebih lanjut kepada orang lain yang bukan merupakan pasangannya. Tapi, micro-cheating ini berbeda dengan istilah selingkuh yang kita kenal ya. 

Perbedaan utama antara micro-cheating dan selingkuh yang pada umumnya kita kenal adalah terkait seberapa dalam kebohongan dan rahasia yang disembunyikan. Kata “micro” dalam micro-cheating juga menunjukkan bahwa seseorang sebenarnya tidak benar-benar serius memiliki intensi untuk berselingkuh. Micro-cheating juga biasanya ditujukan kepada orang yang berbeda-beda, jadi tidak ditujukan kepada satu orang secara terus menerus. Micro-cheating sendiri mulai marak terjadi bersamaan dengan pesatnya kemajuan penggunaan media sosial dan aplikasi kencan daring, lho!

Lalu, apa saja sih contoh-contoh perilaku yang dapat diwaspadai sebagai bentuk micro-cheating?

Contoh Perilaku Micro-cheating

  • Stalking akun media sosial mantan diam-diam 
  • Berpenampilan menarik untuk sengaja menarik perhatian orang lain yang bukan pasangannya
  • Berkirim pesan atau melakukan panggilan telepon yang terkesan flirting dengan seseorang yang bukan merupakan pasangannya
  • Membicarakan hal-hal yang bersifat terlalu pribadi dan bahkan merujuk ke arah seksual dengan orang lain yang bukan pasangannya
  • Menyimpan kontak seseorang yang bukan pasangan dengan panggilan mesra 

Perlu diingat ya Fellas bahwa contoh perilaku di atas ini tidak dilakukan kepada keluarga dan tentunya sengaja disembunyikan dari pasangan sendiri. 

Tanda-Tanda Pasanganmu Melakukan Micro-cheating

Lalu, kalau micro-cheating tidak dilakukan dengan intensi yang besar dan tingkah lakunya pun cenderung dilakukan kepada orang yang berbeda-beda, bagaimana caranya kita tahu apakah pasangan kita sedang melakukan micro-cheating atau tidak ya?

Kamu bisa mulai dengan mengamati lebih dulu apakah pasanganmu melakukan contoh-contoh perilaku yang telah dijelaskan sebelumnya. Selain itu, kamu juga bisa mengamati beberapa tanda-tanda ini apakah ditunjukkan oleh pasanganmu atau tidak. 

  • Pasanganmu mulai sering berbohong kepadamu khususnya mengenai relasi dirinya dengan orang-orang tertentu
  • Pasanganmu mulai menghindar dan menjaga jarak
  • Pasanganmu mulai lebih sering melakukan aktivitas yang tidak melibatkanmu
  • Pasanganmu mulai terlihat tidak nyaman menghabiskan waktu bersamamu dan sering terlihat memikirkan hal lain seperti bermain gawai
  • Menunjukkan ketertarikan pada orang lain namun bersifat defensif ketika kamu ingin membicarakannya secara langsung

Bahaya Micro-cheating pada Hubungan

Micro-cheating tentunya akan berdampak buruk pada hubungan romantis karena kepercayaan dan rasa nyaman kepada pasangan perlahan akan mulai mengikis. Walaupun micro-cheating berbeda dengan perilaku selingkuh yang merujuk pada tingkah laku dengan intensi lebih tinggi untuk mengkhianati pasangan, nyatanya micro-cheating tetap perlu diwaspadai karena dapat berlanjut kepada perilaku selingkuh yang kita ketahui pada umumnya. 

Secara lebih detail, berikut ini beberapa bahaya dari micro-cheating yang terjadi pada hubunganmu:

  • Berkurangnya perhatian pasangan kepadamu dan kamu kemungkinan akan merasa bahwa dirimu perlahan tidak lagi menjadi prioritas pasanganmu
  • Kualitas waktu yang kalian habiskan bersama menjadi tidak akan maksimal karena pasanganmu mungkin saja diam-diam justru menunjukkan ketertarikan kepada orang lain saat sedang menghabiskan waktu bersamamu
  • Kepercayaanmu terhadap pasangan tetap diuji dan hal tersebut dapat membuat dirimu menjadi lebih sensitif sehingga kemungkinan akan terjadi konflik lanjutan
  • Tidak menutup kemungkinan bahwa kamu akan tetap kecewa walaupun sekecil apapun rahasia yang ditutupi oleh pasanganmu apalagi jika khusus mengenai hubungan pasanganmu dengan orang lain

Micro-cheating memang lebih merujuk pada perilaku flirting yang dilakukan seseorang karena ketertarikan sesaat kepada orang lain yang bukan merupakan pasangannya. Kemungkinan micro-cheating merusak suatu hubungan romantis tidak sebesar dampak dari perilaku selingkuh yang sengaja dilakukan dengan tujuan merusak hubungan romantis sebelumnya karena sudah ada orang lain yang lebih baik dari pasangannya. Tapi, bukan berarti micro-cheating wajar untuk dilakukan apalagi jika dilakukan terus-menerus. Tetap jaga kepercayaan dari siapapun yang ditujukan kepadamu ya.
Pada dasarnya pun kepercayaan dan loyalitas merupakan hal terpenting dari suatu hubungan agar dapat terus bertahan, Fellas!

Penulis: Shafira Dumbi
Editor: Nurul Malahayati
Desain: Dono

Referensi:

  1. Garrity, A. (2018). Psychologists explain why micro-cheating is the latest infidelity trend everyone is talking about. GH. https://www.goodhousekeeping.com /life/relationships/news /a47645/what-is-micro-cheating/ 
  2. Weiss, R. (2021). How Partners Can Cheat Without Cheating: Is It Possible to Cheat without Actually Cheating?. Psychology Today. https://www.psychologytoday.com /us/blog/love-and-sex-in-the-digital-age /202107/how-partners-can-cheat-without-cheating
  3. Whitbourne, S. K. (2019). Can your relationship survive a little micro-cheating?. Psychology Today. https://www.psychologytoday.com /us/blog/fulfillment-any-age /201903/can-your-relationship -survive-little-micro-cheating
I Am Okay
I Am Okay merupakan wadah kolaborasi sosial berbentuk kampanye edukasi pentingnya kesehatan mental bagi remaja Indonesia.