I Am Okay Indonesia

Menangis Tanda Kita Lemah?

Seringkali menangis diasosiasikan dengan sesuatu yang tidak baik. Orang-orang yang menangis dilabeli dengan manusia lemah atau cengeng. Padahal menangis merupakan salah satu emosi yang dimiliki manusia. Dengan kata lain menangis merupakan sebuah respon alami untuk meluapkan emosi atas sesuatu yang terjadi, seperti kehilangan, frustrasi, bahkan sebuah kebahagiaan. 

Menangis sebenarnya bukan pertanda seseorang lemah. Terlebih bagi seorang pria. Kamu pasti pernah mendapati ucapan atau kalimat “laki-laki kok nangis?” atau “laki-laki gak boleh nangis. Harus kuat!”. Di masyarakat para pria dituntut untuk selalu kuat dan tabah, mereka seolah-olah tidak diperbolehkan untuk menangis karena akan dianggap lemah. Anggapan ini tentu sangat keliru, sebab tidak ada larangan untuk menangis.

Kenapa Seseorang Menangis?

Jika dilihat lebih jauh, ada banyak alasan seseorang bisa menangis. Yang menarik, kita seringkali menangis karena suatu perasaan tertentu yang bertolak belakang. Kita bisa saja menangis karena kehilangan seseorang yang sangat kita sayangi. Sebaliknya kita juga bisa menangis bahagia melihat seorang bayi yang baru dilahirkan atau menangis harus melihat pernikahan. Emosi yang kita rasakan pada momen-momen ini merupakan perasaan yang sulit diungkapkan dalam kata-kata. Untuk itulah, menangis memiliki tujuan emosional sebagai pelepasan atas energi atau perasaan seseorang yang tertumpuk. 

Menangis memiliki tujuan emosional sebagai pelepasan atas energi atau perasaan seseorang yang tertumpuk
Untuk itulah, menangis memiliki tujuan emosional sebagai pelepasan atas energi atau perasaan seseorang yang tertumpuk.

Dampak Buruk Menahan Tangisan

Energi atau perasaan seseorang yang tidak tersalurkan ternyata bisa berdampak buruk, tidak hanya kepada diri sendiri melainkan juga orang lain. Orang-orang yang terlalu sering menahan tangis bisa saja mencari pelampiasan lain. Banyak orang yang akhirnya melampiaskan emosinya menjadi sesuatu yang negatif seperti menyakiti diri sendiri bahkan orang lain. Lebih parahnya berujung pada depresi yang bisa mempengaruhi seseorang untuk bertindak hal-hal buruk lebih jauh.

Manfaat Menangis

Sebagai penyaluran emosi, menangis dari segi kesehatan ternyata memiliki sejumlah manfaat:

  1. Meningkatkan Semangat dan Membuat Kita Merasa Lebih Baik

Menurut penelitian, saat menangis tubuh kita akan melepaskan oxytocin dan endorphin yang bermanfaat untuk memperbaiki mood kita. Selain itu, konon air mata yang meluap dari tangisan membawa sejumlah hormon stres. Jadi wajar jika setelah menangis kita merasa lebih lega dan tenang.

  1. Mendetoksifikasi Tubuh

Manusia memiliki tiga jenis air mata, yaitu air mata refleks, air mata yang terus-menerus keluar (continuous tears), dan air mata emosional. Air mata refleks bertugas membersihkan kotoran-kotoran, seperti asap dan debu dari mata. Sementara air mata yang keluar terus-menerus akan melumasi mata dan membantu melindunginya dari infeksi. Terakhir adalah air mata emosional yang diduga memiliki manfaat kesehatan untuk melepaskan hormon stres dan racun lainnya dari tubuh.

  1. Mengembalikan Keseimbangan Emosional

Menangis tidak hanya terjadi dalam menanggapi sesuatu yang menyedihkan. Terkadang kita menangis ketika sangat bahagia, takut, atau stres. Para peneliti di Yale University percaya jika menangis dengan cara ini membantu mengembalikan keseimbangan emosional. Ketika kamu sangat bahagia atau takut tentang sesuatu dan menangis, itu mungkin cara tubuh untuk pulih dari emosi yang begitu kuat.

  1. Menenangkan Diri

Sebuah studi menemukan bahwa menangis memiliki efek menenangkan diri. Seab menangis mengaktifkan sistem saraf yang disebut parasimpatis. Sistem inilah yang membantu seseorang menjadi lebih rileks.

  1. Sebagai Tanda Kamu Butuh Dukungan

Jika kamu merasa sedih, menangis adalah cara untuk memberi tahu orang-orang di sekitar bahwa kamu membutuhkan dukungan. Ini dikenal sebagai manfaat interpersonal.

Fungsinya dalam banyak hal untuk mendapatkan kenyamanan dan perawatan dari orang lain. Dengan kata lain, menangis akan membantu membangun jaringan dukungan sosial ketika keadaan semakin berat. 

Menangis bukan hanya sebuah ekspresi emosional yang alami, tapi hal itu juga bermanfaat bagi kesehataan. Meski begitu, jika menangis secara terus menerus dan tidak terkendali, mangkin saja itu justru menunjukan masalah mendasar yang serius. Menurut studi jika kamu memang harus menangis, kamu juga harus tahu bagaimana menghadapi emosi yang telah memicu tangisan dan mencoba untuk mengatasinya.


Desain oleh: Nanda Luthfiah
Penulis: Abd. Hamid
Editor: Nida Zhafira

Referensi:

  1. https://www.instagram.com/p/COfLXrzBb15/
  2. https://www.halodoc.com /artikel/jangan-ditahan-menangis -ternyata-ada-manfaatnya
  3. https://tirto.id /manfaat-menangis-dan-dampak- negatifnya-cara-menghentikan-tangisan-fZy5
  4. https://greatmind.id /article/menangis-bukan -berarti-cengeng
I Am Okay
I Am Okay merupakan wadah kolaborasi sosial berbentuk kampanye edukasi pentingnya kesehatan mental bagi remaja Indonesia.