Ingin Jadi Lebih Tenang? Yuk, Coba Lakukan Terapi Musik

Fellas, siapa di antara kalian yang hobi mendengarkan musik? Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini, musik tidak dapat dipisahkan dari keseharian kita. Alunan musik yang menyenangkan dapat meningkatkan mood kita dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Namun, apakah kalian tahu kalau ternyata musik memiliki manfaat yang lebih dari sekedar mengatur suasana hati? Yuk, kita cari tahu bersama-sama di artikel ini!

Seperti Apa Terapi Musik Itu?

Terapi musik merupakan salah satu pendekatan terapeutik yang dijalankan oleh terapis yang kompeten dengan menggunakan musik sebagai sarana penyembuhan seseorang. Terapi musik ini telah terbukti secara klinis mampu menangani sejumlah masalah kesehatan mental yang berhubungan dengan penyakit emosional, kognitif, hingga masalah sosial. Terapi ini juga membantu seseorang yang memiliki kesulitan dalam mengekspresikan dirinya melalui kata-kata.

Terapi musik mengombinasikan beberapa teknik seperti mendengarkan, merenungkan, dan membuat musik untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Membenamkan diri dalam musik dapat membuat kita lebih mudah untuk mengekspresikan diri, merefleksikan, mengidentifikasi, dan memproses pengalaman sulit yang kita alami atau sekadar menjadi wadah untuk melepaskan emosi kita.

Terapi musik dapat diikuti oleh kalian yang mengalami masalah mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, trauma, penderita autisme, atau orang yang mengidap penyakit alzheimer dan demensia. Bagi orang-orang dengan masalah tersebut, terapi musik dapat menjadi wadah untuk menyalurkan rasa sakit yang mereka rasakan.

Melalui terapi musik, mereka bisa menjadi lebih peka terhadap emosi sekaligus membangun hubungan interpersonal yang lebih baik dengan orang-orang tersayang. Lebih dari itu, terapi musik memberikan efek ketenangan bagi siapapun yang menjalaninya.

Mengenal Jenis-jenis Terapi Musik

Terapi musik dapat menjadi proses aktif di mana pasien terlibat langsung dalam menciptakan musik atau menjadi proses pasif di mana pasien hanya mendengarkan musik. 

Beberapa terapis menggunakan pendekatan gabungan yang melibatkan proses aktif dan pasif dengan musik. Terdapat berbagai pendekatan yang diterapkan dalam terapi musik, antara lain sebagai berikut;

  1. Analytical Music Therapy
    Jenis terapi ini mendorong kita untuk melakukan improvisasi dialog musik dengan bernyanyi atau memainkan alat musik untuk mengekspresikan pikiran bawah sadar kita. Sesudahnya, bisa direnungkan dan didiskusikan bersama terapis.
  1. Benenzon Music Therapy
    Jenis terapi ini menggabungkan beberapa konsep psikoanalisis dengan proses pembuatan musik yang mencakup pencarian identitas suara musik kita, atau sederhananya musik seperti apa yang cocok untuk menggambarkan keadaan psikologis kita.
  1. Cognitive Behavioral Music Therapy (CBMT)
    Jenis terapi ini mengombinasikan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dengan musik. Pada CBMT, musik digunakan untuk memperkuat beberapa perilaku sekaligus memodifikasi perilaku yang lain. Pendekatan ini lebih terstruktur, tidak bersifat improvisasi, dan prosesnya meliputi mendengarkan musik, menari, menyanyi, atau memainkan alat musik.
  1. Community Music Therapy
    Jenis terapi ini berfokus pada penggunaan musik sebagai cara untuk menghasilkan perubahan di tingkat komunitas. Terapi ini dilakukan secara berkelompok dan membutuhkan tingkat keterlibatan yang tinggi dari setiap anggota kelompok.
  1. Nordoff-Robbins Music Therapy
    Jenis terapi ini juga dikenal dengan terapi musik kreatif yang melibatkan aktivitas memainkan instrumen seperti simbal atau drum. Proses improvisasi menggunakan musik sebagai cara untuk membantu menunjukkan ekspresi diri.
  1. The Bonny Method of Guided Imagery and Music (GIM)
    Jenis terapi ini menggunakan musik klasik sebagai cara untuk merangsang imajinasi. Dalam terapi ini, kita akan bisa menjelaskan perasaan, sensasi, ingatan, dan citra yang dialami saat mendengarkan musik.
  1. Vocal Psychotherapy
    Jenis terapi ini menggunakan berbagai latihan vokal, suara alami, dan teknik pernapasan untuk terhubung dengan emosi dan impuls kita. Terapi ini dimaksudkan untuk menciptakan hubungan yang lebih dalam dengan diri sendiri.

Cara Menerapkan Terapi Musik

Terapi musik bisa dilakukan dengan bantuan terapis ahli. Namun, bagi Fellas yang ingin mencoba terapi musik sendiri di rumah, ada beberapa cara yang bisa kalian ikuti, antara lain;

  1. Pilih lagu yang menenangkan diri, baik dengan lirik ataupun tanpa lirik;
  2. Carilah posisi yang nyaman dan tenang;
  3. Sebelum mulai mendengarkan musik, persiapkan diri dengan mengatur pernapasan;
  4. Mulailah mendengarkan musik dengan tetap bernapas secara teratur;
  5. Biarkan diri kalian untuk merasakan musik tersebut sembari merenungkan dan merefleksikan apa yang kalian rasakan;
  6. Setelah selesai, tetaplah pada posisi yang sama untuk beberapa waktu hingga kalian merasa tenang.

Nah, itu tadi penjelasan tentang terapi musik dan beberapa tips untuk melakukan terapi musik yang bisa kalian coba di rumah. Semoga bermanfaat dan bisa membantu Fellas jadi lebih tenang, ya!


Penulis: Shellta Mallarangi
Editor: Zandha
Desain: Yafi
SEO Editor: Adinda Zahra


Referensi:

I Am Okay
I Am Okay merupakan wadah kolaborasi sosial berbentuk kampanye edukasi pentingnya kesehatan mental bagi remaja Indonesia.