Patah Hati = Akhir Dunia?

Hai, Fellas! Siapa di sini yang pernah mengalami patah hati? 

Sepertinya, hampir semua dari kita pernah mengalami patah hati yang sangat menyakitkan, ya… baik itu dari orang terkasih ataupun pengalaman menyakitkan. Satu yang pasti, biasanya akan ada rasa sesak, seakan-akan dunia berakhir. Apakah Fellas juga merasa demikian? 

Alasan Mengapa Patah Hati Rasanya Menyesakkan Sampai Rasanya Seperti Dunia Berakhir

Patah hati memang enggak akan pernah menjadi hal yang sederhana. Meski terkesan hanya memutuskan hubungan diri dan pihak lain, ada perasaan tersiksa di dalamnya. Bahkan, sering kali dikaitkan dengan ‘akhir dunia’. Tentu dunia di sini bukanlah secara harfiah bermakna dunia tempat kita tinggal saat ini, ya…! Dunia dalam konteks ini lebih merujuk pada kehidupan seseorang. 

Untuk bisa pulih pun biasanya akan memakan sangat banyak waktu. Hal ini disebabkan karena selama ini, kita sudah terbiasa dengan kehadiran sang terkasih atau situasi yang nyaman. Ketika hal itu hilang, kita akan mulai memikirkan kemungkinan-kemungkinan buruk secara berlebihan (overthinking) dan kita bisa jadi mengalami ketidakstabilan emosional yang kuat. Misalnya, kita jadi berpikir bahwa kita memang individu yang enggak pantas dicintai dan enggak berharga. 

Maka, dapat dikatakan pikiran kita ini memengaruhi bagaimana perasaan kita. Perasaan ini akan mengarahkan pada perilaku kita yang enggak jarang merugikan diri sendiri, seperti enggan makan atau bersosialisasi. Pada akhirnya, kita menjadi merasa dunia berakhir.

Tips Mengatasi Patah Hati

Meski sulit dan memakan waktu yang lama, jangan pernah ragu untuk kembali bangkit, ya…! Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar ‘duniamu’ kembali baik-baik saja.

  1. Berproseslah untuk Menerima Rasa Sakit yang Dirasakan
    Mungkin fellas merasa bahwa rasa sakit yang dirasakan itu cukuplah dirasa dan dipendam. Padahal, rasa sakit yang kita rasakan ketika patah hati itu sangatlah valid dan enggak bisa kita hindari. Semakin kita tekan rasa sakit itu, justru akan semakin sesak perasaan kita. Oleh karena itu, berproseslah untuk menerima rasa sakit itu dan yakinlah bahwa semua akan kembali baik-baik aja. Hey, it’s okay to not be okay!
  1. Cintailah Dirimu Sendiri
    Terkadang, ketika kita berada dalam suatu hubungan atau peristiwa yang penting,kita akan memberikan perhatian penuh pada hal tersebut. Alhasil, kita lupa mencintai diri sendiri. Nah, ketika ini semua berakhir, alihkanlah perhatianmu kepada diri sendiri lebih dulu. Kita bisa mencoba ‘tuk melakukan hal yang menyenangkan, seperti merawat kulit atau mengonsumsi makanan favoritmu. 
  1. Tuliskanlah Hal-hal Positif dari Dirimu
    Ketika sedang patah hati, sangat mungkin jika kita mengalami berbagai emosi negatif. Maka dari itu, fellas bisa menuliskan afirmasi positif untuk diri sendiri. Tujuannya adalah untuk mengingatkan diri bahwa kita tetaplah berharga.
  1. Sibukkan Dirimu dengan Kegiatan Positif 
    Patah hati sangat mungkin membuat kita mengurung diri dan berlarut dalam kesedihan. Namun, hal itu malah akan memperparah ‘sakit’ yang kita rasakan. Oleh karena itu, cobalah sibukkan dirimu dengan berbagai kegiatan positif, seperti mindfulness, journaling, atau berolahraga. Kegiatan positif ini bisa membuat kita merasa lebih ‘hidup’, lho…!
  1. Batasilah Diri dari Interaksi dengan Hal-Hal yang Berkaitan dengan Penyebab Patah Hati
    Enggak jarang kita merasa penasaran, apakah mantan kekasih atau orang-orang yang terlibat dalam patah hati kita itu bahagia atau tidak tanpa kita. Alhasil, kita akan menghabiskan banyak waktu untuk mencari kabar mereka dan menggali informasi tentang mereka. Namun, hal ini justru membuat kita semakin sulit untuk bangkit. Oleh karena itu, batasilah diri dari interaksi seperti itu, ya.
  1. Percayalah Pada Dirimu
    Pada akhirnya, satu-satunya orang yang enggak mungkin ninggalin kita adalah diri kita sendiri. Oleh karena itu, percayalah pada diri sendiri bahwa semua akan kembali baik-baik saja meskipun semuabutuh proses yang enggak sebentar. Ketika kita percaya pada diri sendiri, maka kita bisa memiliki semangat dan apat memaknai hidup dengan lebih baik.
  1. Temuilah Tenaga Profesional
    Kalau fellas sudah mencoba berbagai cara tetapi enggak menemukan penyelesaian yang maksimal, fellas bisa banget lho untuk menemui tenaga profesional seperti psikolog. Hal ini akan memudahkan kita untuk memahami apa yang terjadi ketika pikiran kita terlalu kusut untuk mendapatkan solusi praktis. Jadi, jangan ragu menghubungi tenaga profesional ketika patah hatimu sudah terlalu mengganggu keseharian, ya…

Untukmu yang Tengah Mengalami Patah Hati

Untukmu yang tengah mengalami patah hati
Mungkin rasanya duniamu hancur tak tersisa
Mungkin rasanya dirimu adalah makhluk yang sangat tidak berharga. 
Mungkin rasanya kamu ingin marah pada takdir
Enggak masalah kok jika kamu merasakan hal-hal itu. Tetapi, kamu pun perlu tahu kalau itu bisa membuatmu tumbuh menjadi diri yang luar biasa dan mengagumkan

Itu dia penjelasan mengenai makna akhir dunia bagi mereka yang tengah patah hati. Jika fellas merasakan hal yang serupa, aku harap rasa sakit itu segera membaik ya. Kamu enggak sendirian menghadapi ini kok, berbagilah jika terasa berat. Semangat untukmu.


Penulis: Rayzafie
Editor: Zandha
Desain: Riska
SEO Editor:


Referensi:

  1. Cassata, C. (2021). How to Heal a Broken Heart: 10 Tips. PsychCentral. Retrieved 11 October 2022, from https://psychcentral.com/blog/10-tips-to-mend-a-broken-heart#tips.    
  2. Lamothe, C. (2019). Dealing With A Broken Heart? Try This. Healthline. Retrieved 11 October 2022, from https://www.healthline.com/health/how-to-heal-a-broken-heart#self-care-tips.   
  3. Kaiser, S. (2021). 14 Ways To Get Over Heartbreak & Heal A Broken Heart. mindbodygreen. Retrieved 11 October 2022, from https://www.mindbodygreen.com/articles/ways-to-get-over-heartbreak