I Am Okay Indonesia

Posesif Bisa Jadi Awal Dari Toxic Relationships?

Pertengahan April lalu ramai dibicarakan tentang aktris ternama dari korea selatan yaitu Seo Ye Ji yang dikabarkan sempat sangat posesif pada pasangannya yang juga seorang aktor terkenal yaitu Kim Jung Hyun. Dilansir dari laman koreaboo.com pihak agensi pun membenarkan bahwa Seo Ye Ji pernah bersikap posesif terhadap Kim Jung Hyun. 

Terlihat Seo Ye Ji sangat mengontrol Jung Hyun dengan melarangnya untuk beradegan romantis saat pembuatan film, dan akrab dengan rekan wanitanya. Padahal, hal tersebut adalah hal yang lumrah untuk dilakukan dalam produksi film. Karena adanya hal tersebut, banyak pihak produksi film dirugikan karena Jung Hyun tidak dapat beradegan sesuai dengan script yang sudah dibuat.

Definisi Posesif

Menurut KBBI, Posesif adalah sifat yang membuat seseorang merasa menjadi pemilik. Maksudnya, orang yang posesif merasa bahwa pasangannya adalah miliknya, sehingga ia akan melakukan apa pun agar tidak kehilangan pasangannya. Biasanya, pada awal suatu hubungan, kita senang ketika do’i bersikap posesif. Namun, ketika posesif ini menjadi sumber kecemburuan, ketakutan, dan ketidaknyamanan, hal itu dapat memicu hubungan yang tidak sehat, loh!

Kenapa Bisa Posesif?

Perasaan ini bisa muncul karena minimnya kepercayaan, harga diri rendah, ketakutan akan penolakan dan takut kehilangan keintiman hubungan tersebut. Pada akhirnya, emosi tersebut akan menimbulkan rasa untuk mengontrol.

Dampak Posesif

Menurut pengalaman korban posesif, posesif dapat menyebabkan perasaan cemas, putus asa, ketidakbahagiaan, depresi, kurangnya harga diri, stres dan dapat memberikan kekerasan secara mental, fisik & emosional, loh! Jadi, bagaimana agar kita tidak menjadi posesif?

Kapan Posesif Menjadi Toxic Relationship

Saat kita sudah menjadi posesif, kita akan selalu mengontrol segalanya, tidak bisa memberi waktu pribadi untuk pasanganmu, ingin selalu berhubungan 24/7 terutama saat do’i sedang keluar bermain bersama temannya, menguntit sosial medianya, selalu mengecek ponselnya, selalu cemburu dan obsesif yang mana semua itu dapat mengarahkan kita pada hubungan tidak sehat.

Saat itulah Kamu harus mempertimbangkan kembali bahwa mungkin kamu adalah pasangan yang posesif.

Kapan pun suatu hubungan membahayakan bagi seseorang, Ketika pasanganmu mencoba membuatmu menjadi orang yang sebenarnya mereka inginkan, dan kapanpun kamu mulai tersiksa dan kehilangan percaya diri, saat itulah semuanya menjadi tidak sehat.

CARA AGAR TIDAK MENJADI POSESIF

Beberapa cara untuk mencegah sifat posesif:

  • Lupakan masa lalu dan Fokus pada masa sekarang.

Mungkin kita bisa posesif karena masih dihantui bayangan masa lalu diri atau pasangan

  • Kenali teman satu sama lain, jangan jadi stalker!
  • Tingkatkan rasa percaya.
  • Ciptakan kehidupan diluar hubungan. 

Ketika do’i sedang tidak bersamamu, kamu bisa habiskan waktu bersama teman, mengerjakan hobi atau pekerjaan lainnya.

Apabila saat ini justru pasanganmu yang sangat posesif, cobalah untuk komunikasikan perasaanmu, karena dalam suatu hubungan, membahas harapan dan impian, serta ketakutan dan ketidakamanan, bisa sangat efektif dalam membangun kedekatan dan hubungan yang sehat.

Jangan lupa untuk ikuti tips di atas untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan Bahagia!

Everyone’s worth to be happy in their relationship.

Penulis: Chandadya S
Desain oleh: Farah Shalihah
Editor: Muthia Nida

Referensi:

  1. Lisa Firestone. Be Mine: Berurusan dengan Kepemilikan dalam Hubungan. Psychalive. Diakses pada 21 April 2021 dalam https://www.psychalive.org /relationship-possessiveness/
  2. Marwaha, Yashi. (2019). Accept That You Are The Toxic Possessive Partner And Tone Down The Crazy. Idiva.com. Diakses pada 20 April 2021 dalam https://www.idiva.com /relationships-love/relationships/how-to-accept-that-you-are-the-toxic-possessive-partner-and-work-on-your-levels-of-crazy-behaviour/18001361
  3. Noel, Sarah. Why Do I Become Overprotective and Possessive in Relationships?. GoodTherapy. Diakses pada 20 April 2021 dalam https://www.goodtherapy.org /blog/dear-gt/why-do-i-become-overprotective-and-possessive-in-relationships
  4. Popbela. (2021). Akui Sifat Posesif Seo Ye Ji, Ini 5 Pernyataan Resmi Agensi. Diakses pada 21 April 2021 dalam https://www.popbela.com /relationship/single/ajenk-rama/pernyataan-resmi-seo-ye-ji-akui-sifat-posesif-saat-pacaran
I Am Okay
I Am Okay merupakan wadah kolaborasi sosial berbentuk kampanye edukasi pentingnya kesehatan mental bagi remaja Indonesia.