I Am Okay Indonesia

Proses Belajar Tidaklah Mudah

K

alian  pernah nggak sih diomongin sama orang? Entah langsung  atau di belakang kalian, entah itu fakta atau yang dilebih lebihkan. Parahnya, sering membebankan pikiran, serta mengganggu aktivitas  sehari hari.  Kadang kala, ingin melakukan hal yang disuka namun ragu, karena takut dengan omongan orang lain, perasaan seperti ini pasti ganggu banget kan? Nah, itu yang aku alami  dulu. 

Ternyata untuk berproses sampai di titik ini bukanlah hal yang mudah, ada saat dimana pikiran kita terdistraksi oleh hal-hal yang  sebenernya nggak penting dan nggak perlu dipusingkan, toh sebenarnya omongan orang lain tidak membantu kita untuk membangun diri sendiri menjadi lebih baik kan? Setelah, melalui proses panjang secara perlahan, serta belajar dari berbagai sumber , entah dari pengalaman pribadi, YouTube,  baca buku, dan masih banyak lagi. Aku bisa jadi orang yang bodo amat  terhadap omongan orang lain, namun tetap menyaring  omongan yang sekiranya bisa menjadi bahan evaluasi diri. 

Dari proses belajar  ini, aku sadar bahwa perlakuan orang lain bukan merupakan hal yang dapat kita kendalikan.  Apapun yang mereka lakukan, merupakan tanggung jawab dan di bawah pengendalian diri mereka.  Pada dasarnya, hal yang dapat kita kendalikan terbagi menjadi tiga, yaitu: pikiran, tindakan dan bagaimana kita memberi respon atas suatu kejadian.

Memang benar ya, sekeras apapun kita marah terhadap orang yang pernah menggunjing, tetap saja mereka akan terus begitu. Mencoba mengendalikan omongan orang lain memang menguras energi, ada baiknya mulai saat ini kita belajar untuk mengendalikan diri sendiri  Buat yang masih bingung caranya, simak tips dari aku yuk!

1. Menyaring omongan orang lain 

Kalian bisa loh buat menyaring omongan orang lain, caranya adalah dengan campakkan omongan negatif dan ambil sesuatu yang dapat menjadi bahan evaluasi diri. Eits, tapi kalau semuanya negatif, mending kalian tinggalin aja!

2. Sibukan diri sendiri 

Sibuk dengan berbagai aktivitas kadang bisa membuat  kita lupa dengan pacar kita kan? Tapi, ini beda. Kalian  bisa banget ikut kegiatan yang kalian suka supaya  sedikit demi sedikit bisa tidak memikirkan omongan  mereka. 

3. Belajar lewat media apapun 

Akses internet, google dan Youtube sekarang bukanlah hal yang sulit kan? Kalian bisa banget manfaatkan kondisi ini dengan baik untuk  mencari cara-cara dalam  merespon omongan dan tindakan orang lain terhadap diri  kita. Jangan lupa tip yang sudah dipelajari diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari ya!

Jadi,  sekian pengalaman dan tips dari aku dan sekarang aku  juga masih tetap berproses untuk hal ini , apabila kalian merasa tidak cocok dengan tips yang aku pakai,  kalian boleh banget loh bikin tips versi kalian sendiri!  Namun apabila kalian belum nemuin tipsnya  gak apa apa, berproses itu gak harus terburu-buru kok,  pelan-pelan aja, gak ada yang perlu dikejar, sejatinya  manusia akan terus belajar dan berproses. Semangat ya  orang-orang baik!

Penulis: Devi Oktaviana
Editor: Muthia Nida
Desain: Dono

I Am Okay
I Am Okay merupakan wadah kolaborasi sosial berbentuk kampanye edukasi pentingnya kesehatan mental bagi remaja Indonesia.