The Spotlight Effect: kayaknya Semua Orang sedang Memperhatikan Aku

The Spotlight Effect – Fellas, tahu nggak  sih, belakangan ini di Twitter lagi rame tentang fenomena orang yang merasa diperhatikan secara berlebihan oleh orang lain ketika sedang makan sendirian di tempat umum.

Kalian sendiri pernah merasa seperti itu gak? Kalau iya, berarti kalian sedang mengalami Spotlight Effect, nih. Yuk, simak artikel ini agar lebih tahu tentang Spotlight Effect dan bagaimana cara untuk mereduksinya.

Seperti apa Spotlight Effect itu?

Sebelumnya, kalian pernah mendengar istilah Spotlight Effect? Istilah ini memang terdengar jarang digunakan, tapi ternyata istilah ini cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari kita, lho.

Spotlight Effect adalah kecenderungan untuk beranggapan bahwa semua orang sedang memperhatikan kita secara intens, padahal sebenarnya tidak. Dengan kata lain, kita berpikir orang-orang disekitar sedang menyoroti tingkah laku kita setiap saat.

Ternyata, Spotlight Effect bisa kita alami pada situasi positif maupun negatif lho, Fellas. Spotlight Effect pada situasi positif misalnya, ketika kita sukses melakukan presentasi di kelas, kita pasti merasa seperti semua orang terkesan dengan kemampuan kita. Sebaliknya, ketika presentasi tidak berjalan dengan lancar, kita akan merasa seolah semua orang sedang menggunjing kesalahan kita.

Lantas, apa penyebab munculnya Spotlight Effect pada seseorang?

Apa Penyebab Spotlight Effect?

Spotlight Effect terjadi karena pada dasarnya, setiap individu akan menganggap dirinya sebagai pusat dunia masing-masing. Sehingga, memicu timbulnya egocentric bias. Sederhananya, kita cenderung mengaitkan sudut pandang orang lain dengan sudut pandang kita pribadi.

Nah, pada akhirnya hal tersebut membuat kita merasa seakan semua orang memiliki sudut pandang dan pemikiran yang sama. Padahal ketika sibuk mencemaskan apa yang orang lain pikirkan, kita seringkali lupa kalau orang lain tidak benar-benar peduli.

Bagaimana Dampak dari Spotlight Effect?

Fenomena psikologis ini wajar terjadi karena memikirkan pendapat orang lain adalah hal yang normal untuk dilakukan. Akan tetapi, pikiran berlebihan tentang pendapat orang lain dan keyakinan bahwa orang lain selalu memperhatikan kita, dapat berbahaya bagi kesehatan mental.

Kondisi Spotlight Effect yang berlebihan akan memicu terjadinya kecemasan karena terlalu fokus dengan isi pikiran orang lain. Jika dibiarkan terus-menerus tanpa mendapat penanganan lebih lanjut, kemungkinan dapat berujung pada kondisi psikis yang lebih buruk. Bahkan, orang-orang yang mengalami Spotlight Effect ini rentan terkena anxiety disorder.

Tips Mereduksi Spotlight Effect

Memang cukup sulit untuk menghindari Spotlight Effect ini, pasalnya kita pasti selalu berpikiran bahwa orang lain selalu menilai pribadi kita. Tetapi, ada cara untuk bisa menguranginya nih, Fellas!

  1. Menyadari Keberadaan Spotlight Effect
    Menyadari bahwa fenomena Spotlight Effect yang berlebihan dapat meningkatkan rasa anxiety.
  1. Mencoba tetap Santai
    Mulailah bersikap santai dengan tidak terlalu mengkhawatirkan hal-hal kecil. Tidak perlu khawatir tentang bagaimana pandangan atau pendapat orang lain tentang kita. Alihkan fokus ke hal lain sehingga tidak ada ruang bagi otak untuk mengembangkan pikiran-pikiran negatif.
  1. Percaya Diri
    Saat merasa terjebak dalam Spotlight Effect, kita harus percaya diri. Dengan bersikap percaya diri, secara tidak langsung kita meminimalisir keadaan seolah tidak terjadi apa-apa dan membuat diri merasa lebih tenang. 
  1. Mengubah Cara Pandang
    Cobalah untuk melatih pikiran untuk lebih bersikap cuek terhadap cara pandang orang lain. Dengan demikian, kita akan menyadari bahwa sebenarnya orang lain tidak benar-benar terlalu memperhatikan setiap tindakan yang kita lakukan. Dan dunia tidak selalu berjalan seperti apa yang kita pikirkan.
  1. Minta Pendapat dari Orang Lain
    Meminta pendapat dari orang lain dapat membantu kita mengatasi egocentric bias dan memandang segala sesuatu dengan perspektif yang lebih luas. Dengan begitu, kita tidak alan menerka-nerka dan menarik kesimpulan tanpa tahu apa yang sebenarnya orang lain pikirkan.

Nah, itu dia hal-hal yang perlu diketahui tentang Spotlight Effect dan cara mereduksinya. Merasa diperhatikan oleh orang lain memang hal yang normal. Akan tetapi, apabila hal tersebut sudah kelewat mengganggu aktivitas sehari-hari. Maka perlu mendapatkan penanganan yang lebih serius ya, Fellas.


Penulis: Shellta Mallarangi
Editor: Aski
Desain: Hemal
SEO Editor: Novia Razmuliani


Referensi:

  1. Cuncic, A. (2021, June 25). Spotlight effect: Not everyone is looking at you. Verywell Mind. Retrieved from https://www.verywellmind.com/what-is-the-spotlight-effect-3024470
  2. Heflick, N. A. (2011, November 23). The spotlight effect: Do as many people notice us as we think? Psychology Today. Retrieved from https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-big-questions/201111/the-spotlight-effect
  3. Raypole, C. (2020, July 30). Always feeling self-conscious? Here’s why you shouldn’t, according to science. Healthline. Retrieved from https://www.healthline.com/health/mental-health/spotlight-effect